Museum BRI Purwokerto ini diresmikan oleh Kamardy Arief, Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia pada tanggal 19 Desember 1990. Didirikan di Purwokerto karena di kota inilah tempat lahirnya Bank BRI yang didirikan oleh seorang priyayi asli Banyumas yaitu Raden Aria Wiriatmadja pada tanggal 16 Desember 1895 yang sekaligus menjadikan Purwokerto sebagai lokasi Bank Pertama di Indonesia.
Pada Rabu, 20 Desember 2023 lalu, telah dilakukan Groundbreaking Pembangunan Ulang Museum BRI Purwokerto. Museum BRI akan dibangun ulang dengan total memiliki 5 lantai + basement dengan konsep Green Building (desain di slide 2-3). Museum BRI juga akan menggunakan konsep teknologi digital dan mempergunakan peralatan canggih, seperti menggunakan teknologi Virtual Reality (VR). Selain itu, sejumlah koleksi museum juga akan digambarkan secara 4D, agar memberikan pengalaman bagi pengunjung dalam melihat koleksi museum seolah-olah nyata. Tak hanya museum, nantinya akan terdapat cafe yang berada di rooftop lantai 5 dari Museum BRI ini.
Update terkini dari proyek ini yang diambil pada siang tadi dapat dilihat di slide 5-7. Pembangunan ulang Museum BRI Purwokerto ini ditargetkan rampung dan kembali dibuka untuk umum pada HUT BRI ke-129 yaitu pada 16 Desember 2024. Nantinya di Museum BRI yang baru tidak ada pemungutan untuk tiket masuk, namun akan lebih kepada mensosialisasikan penggunaan transaksi digital melalui BRImo.