Dalam rangka pengelolaan dan optimalisasi asset Bank Mandiri direncanakan akan dibangun Proyek Gedung Mandiri Financial Center Bumi Serpong Damai (BSD) City. Luas lahan yang akan dipergunakan untuk pembangunan tersebut seluas 6.205 m² yang terletak di Sektor CBD/I-01. Sesuai dengan batasan dalam ketentuan KRK, total luasan bangunan direncanakan setinggi 25 lantai, 1 semi basement dan 3 basement. Pembangunan tersebut diharapkan dapat mengakomodasi bisnis Bank Mandiri di area BSD City dan dapat meningkatkan pelayanan perbankan kepada masyarakat sekitar. Unit pengguna yang rencananya akan menempati bangunan tersebut antara lain pegawai Kantor Area, Priority Banking, CBC Floor, Credit Operation, dan anak perusahaan Bank Mandiri.
Pada awalnya pekerjaan konstruksi proyek tersebut akan dilaksanakan dengan metode Desain-Tender-Bangun (Design-Bid-Build) untuk memilih satu kontraktor yang akan mengerjakan seluruh pekerjaan mulai dari struktur, arsitektur, dan ME. Oleh karena itu pemilik proyek menunjuk beberapa konsultan perencana melalui proses tender atau e-auction. Adapun konsultan perencana yang telah ditunjuk adalah PT Airmas Asri (konsultan arsitek), PT Wiratman Structure (konsultan struktur), PT Sigmatech Tatakarsa (konsultan ME), PT Arthareka Graha Sarana (konsultan QS), dan PT Ciriajasa CM (konsultan MK).
Pada tahun 2019 konsultan perencana telah menyelesaikan pembuatan Detail Engineering Design (DED) atau gambar for tender dan juga telah dibuat Rencana Anggaran Biaya (RAB) oleh konsultan QS PT Arthareka Graha Sarana. Tender paket pekerjaan pondasi juga telah dilaksanakan di tahun 2018. Ketika akan dilanjutkan ke proses tender kontraktor utama ternyata terjadi Pandemi sehingga proses tender tersebut terhenti.
Setelah selesai masa pandemi (tahun 2023) dibuatlah ketentuan SPO Procurement yang berlaku di internal Bank Mandiri dan atau mengikuti ketentuan yang lebih tinggi yaitu Permen PUPR no 1 tahun 2020 atau ketentuan lainnya dengan tujuan untuk mengefektifkan pembangunan dan mempertimbangkan waktu serta kompleksitas pekerjaan maka pekerjaan konstruksi akan dilaksanakan dengan Metode Design and Build (Rancang Bangun).